Simak 5 Tips Cara Berjualan Online di Tengah Pandemi

Posted on Jul 23 2020 - 3:48pm by Titin Isyana

Kalau ada satu hal positif yang bisa kita sepakati selama pandemi covid-19 ini, mungkin sebagian besar dari kita akan setuju bahwa ternyata kita semua cukup kreatif untuk berkarya di rumah. Dimulai dari timeline feed media sosial yang penuh dengan foto kreasi makanan dan hasil keterampilan tangan, hingga maraknya WAG yang didedikasikan untuk berjualan, salah satunya adalah The Happy Moms  (IG @happymomsbali). Ya, selama #DiRumahSaja semua orang berusaha mengisi waktu luang dengan banyak hal untuk mengatasi kebosanan. Apalagi yang lebih menyenangkan selain menjalani hobi sekaligus mendapatkan tambahan uang belanja? Berjualan di tengah pandemi dan new normal boleh saja, tapi jangan lupakan cara berjualan online di tengah pandemi.

Cara Berjualan Online di Tengah Pandemi

Walaupun kegiatan ini seolah kegiatan iseng – iseng berhadiah, bukan tidak mungkin bahwa sekalipun masa #DiRumahSaja telah usai, kita mendapati hal ini menjadi salah satu sumber pemasukan uang dapur. Untuk itu, sedari awal, tidak ada salahnya kita semua mempraktekkan etika menjadi pedagang yang baik. Karena, ternyata berjualan bukan sekadar menjual barang berkualitas dengan harga pantas. Untuk tetap bertahan dan berkembang di dunia bisnis, ada beberapa hal yang harus dipegang teguh oleh pedagang. Yuk, mari kita simak cara berjualan online di tengah pandemi ala Mommy’s Helper!

Cara berjualan online di tengah pandemi

Berikut 5 tips dan cara berjualan online di tengah pandemi:

1. Berdagang dengan jujur

Salah satu modal utama para pedagang online adalah menampilkan foto barang dagangan. Sudah selayaknya foto yang ditampilkan merupakan foto asli barang yang ditawarkan. Pantang bagi pedagang untuk mengambil foto orang lain dan mengakui sebagai foto hasil kreasi sendiri. Kecuali, barang tersebut adalah barang produksi pabrikan yang fotonya terpampang di laman produsen barang tersebut. Berilah keterangan yang sebenar-benarnya pada caption foto untuk menghindari kesalahpahaman bagi calon pembeli.

2. Mengikuti peraturan yang berlaku

Berjualan di online marketplace, bagaikan berjualan di tengah pasar bebas. Namun, di setiap pasar, tetap ada aturan yang harus dipatuhi para pengguna pasar. Misalnya, di WAG yang difungsikan untuk jualan. Sebelum mulai berjualan, hendaknya pedagang mencermati dahulu aturan yang diberikanoleh admin grup tersebut. Peraturan umum seperti jeda waktu antar postingan, berapa foto yang diperbolehkan untuk satu kali unggah, hingga jenis barang yang tidak boleh diperjualbelikan dalam grup tersebut. Dengan mengikuti aturan yang berlaku, transaksi jual beli akan menjadi kondusif dan menguntungkan semua pihak.

3. Sopan dalam berjualan

Memang sepertinya tidak ada aturan baku untuk definisi sopan dalam berjualan. Namun, sebagai pebisnis, kita bisa mencermati perilaku teman – teman yang sekaligus menjadi pelanggan kita. Kita bisa meminta saran, masukan, bahkan bertanya apa yang mereka sukai dan tidak sukai selama menjadi pelanggan. Sebelum melakukan sesuatu, cobalah bertanya kepada diri sendiri, apakah perlakuan tersebut akan kita terima dengan senang hati. Misalnya: menawarkan barang dagangan melalui pesan pribadi terus-menerus bahkan pada jam istirahat, menawarkan barang dengan agak memaksa, atau lainnya yang dapat mengganggu privasi orang lain.

4. Ikuti harga pasar

Hal ini tampak sepele, namun sesungguhnya sangat menentukan eksistensi diri kita. Manakah yang hendak kamu pilih;

  1. Berjualan dengan harga di bawah harga pasar, rating penjualan tinggi, namun overhead berlebih sehingga persentase keuntungan menjadi berkurang, atau
  2. Berjualan dengan harga wajar sesuai harga pasar, rating penjualan tampak biasa saja, namun keuntungan yang diperoleh tetap stabil untuk mengcover biaya yang harus dikeluarkan

Kedua pilihan di atas menentukan berapa lama kita mampu bersaing dengan Penjual lain , karena apabila keuntungan yang didapat tidak mencapai target pendapatan, maka status Penjualan akan merugi dan tak bisa lagi bertahan lama.

5. Integritas diri

Sudah bukan rahasia lagi bahwa integritas diri adalah hal yang sangat penting untuk membranding image sebagai Penjual yang dapat dipercaya, tak cukup dengan pelayanan yang ramah, sopan santun, dan taat aturan.  Secara emosional, umumnya seseorang yang memiliki integritas juga memiliki motivasi, sadar diri, solidaritas tinggi, empati, simpati, dan emosi yang stabil, sehingga mampu menghadapi berbagai karakter calon Pembeli

Nah, itulah 5 tips dan cara berjualan online di tengah pandemi. Semoga setelah pandemi ini berakhir, kita semua tetap mampu bertahan dan bersaing dengan berbagai Penjual lainnya. Jangan pernah menyerah dengan keadaan, karena semua bisa menjadi lebih baik apabila kita tetap berpikir positif.

About the Author
Titin Isyana Titin adalah penggagas komunitas Mommy's Helper Bali, yang juga seorang penggiat industri rumah tangga. Di waktu senggangnya ia gemar membaca buku, menonton film bersama suami, dan menemani kedua putra putrinya bermain.
Please follow and like us:
error20

Leave A Response