Cara Mengatur Keuangan Keluarga agar Hemat Pengeluaran Bulanan

Posted on May 23 2016 - 10:59am by Diana Suciawati

Cara mengatur keuangan keluarga agar hemat tidaklah sulit dilakukan, asal kita mau meluangkan waktu dan konsisten. Dengan sedikit trik dan tips dari kami di artikel ini, tentu hal ini dapat lebih praktis diterapkan. Memang, pada awalnya hal ini mungkin dirasa merepotkan dan terlalu banyak menyita waktu. Namun, seiring waktu dan makin sering dilakukan, kita akan menjadi terbiasa dan lebih cepat mengerjakannya, yang pada akhirnya dapat menghemat pengeluaran rumah tangga untuk jangka panjang. Berikut ini adalah cara mengatur keuangan keluarga agar hemat:

Cara Mengatur Keuangan Keluarga agar Hemat

 

Membuat Anggaran

Membuat anggaran itu penting, kenapa? Supaya kita bisa membandingkan apakah hasilnya nanti sudah mendekati dengan yang sudah direncanakan. Dengan begini, kita punya panduan terarah.

Mencatat Pengeluaran Aktual

Mencatat pengeluaran aktual sama pentingnya dengan membuat anggaran. Bedanya, membuat anggaran biasanya hanya dilakukan sekali, namun mencatat pengeluaran harus dilakukan setiap hari / minggu / bulan. Penting agar hal ini dilakukan secara rutin dan konsisten, untuk mendapatkan hasil akhir yang diinginkan. Dengan cara ini, diharapkan kita bisa melihat pola keuangan keluarga, dan pada akhirnya dapat menerapkan cara mengatur keuangan keluarga agar hemat.

Membandingkan dan Mengevaluasi

Setelah anggaran dan pengeluaran aktual dibuat, penting untuk membandingkan kedua ini untuk paling tidak 3 bulan pertama. Dari situ, kita dapat melihat pola apakah pengeluaran aktual sudah sesuai dengan anggaran, serta melihat apakah anggaran perlu direvisi bila memang terdapat perbedaan yang jauh dari hasil aktual.

Di sisi lain, bila ternyata hasilnya sudah sesuai dan sejalan, maka hal ini tinggal dilanjutkan untuk ke depannya. Setiap 6 bulan sekali, ada baiknya mengevaluasi apakah anggaran perlu disesuaikan bila memang terdapat ketidaksesuaian selama 3-6 bulan berturut-turut. Penyesuaian anggaran perlu dilakukan untuk menyesuaikan dengan tingkat inflasi, peningkatan atau penurunan daya beli, dan tingkat pendapatan keluarga.

Membuat Catatan saat Belanja Bulanan

Untuk belanja kebutuhan rumah tangga, ada baiknya dilakukan sebulan sekali. Karena bila belanja dilakukan terlalu sering (kecuali untuk kebutuhan makanan segar), pengeluaran biasanya akan meningkat drastis karena kita cenderung membeli hal-hal di luar yang memang dibutuhkan.

Saat belanja bulanan, penting untuk membuat dan membawa catatan dari rumah. Hal ini bertujuan untuk:

  1. Agar tidak ada yang ketinggalan untuk dibelanjakan
  2. Agar tidak belanja hal yang tidak dibutuhkan :p

Menyimpan Uang Tunai Seperlunya

Membawa uang tunai berlebihan sebenarnya berbahaya. Selain beresiko untuk dirampok (amit-amit), uang tunai di dompet terbukti lebih cepat hilang karena dipakai, haha.. Jadi, usahakan mengambil uang tunai dalam periode mingguan, sesuai dengan anggaran minggu itu. Dengan begitu, kita bisa mengontrol pengeluaran sesuai dengan uang tunai yang ada. Cara mengatur keuangan keluarga agar hemat yang satu ini sering terlewat karena orang merasa lebih aman bila membawa uang tunai, terutama kalau ada apa-apa di jalan. Untuk emergency, seperti uang transport, dll, sah-sah saja mempersiapkan uang tunai, namun dalam nominal yang sewajarnya dan tidak terlalu besar.

Memburu Diskon yang Memang Perlu

Berburu diskon itu tidak selalu sia-sia, namun memang mendorong perilaku konsumtif untuk membeli barang berdasarkan keinginan, bukan berdasarkan kebutuhan. Bila memerlukan suatu barang, khususnya barang yang harganya cukup mahal, ada baiknya mencari diskon, baik di online shop ataupun di toko fisik di kota Anda. Kadang, bila beruntung, kita bisa memperoleh barang tersebut setengah harga atau bahkan lebih, lho.

Membeli Barang Berkualitas Baik untuk Jangka Panjang

Ada teman yang mengatakan bahwa, “Untuk barang-barang yang digunakan setiap hari selama seumur hidup, misalnya pisau dapur, belilah yang terbaik”. Hal ini masuk akal karena tentunya barang dengan kualitas terbaik, umur barang itu pun menjadi lebih panjang, dan bisa dipakai lebih lama. Dari sisi nilai ekonomis, hal ini lebih menghemat, baik secara keuangan ataupun waktu.

Membongkar Isi Rumah secara Berkala

Apa hubungan membongkar isi rumah dengan cara mengatur keuangan keluarga agar hemat ya? Biar barang-barang yang sudah ga kepake lagi atau jarang sekali dipake bisa dijual :p Keuntungan lain adalah biar rumah terus bersih dan rapi, dan tidak menimbun barang yang tidak terpakai. Selain mendapat untung dari hasil jualan, beberapa barang juga bisa disumbangkan sehingga berguna bagi orang lain daripada mengendap di gudang, kan? 🙂

Belanja Barang Second

Dalam komunitas kami, Mommy’s Helper Bali, seringkali ibu-ibu mengepost Garage Sale, atau yang artinya menjual barang second mereka, mulai dari barang bayi, alat dapur, hingga furniture atau elektronik. Dengan harga yang sangat murah, namun dengan kualitas yang oke (dalam arti masih dalam keadaan baik untuk dipakai), tentunya barang second ini banyak peminatnya. Apalagi bila kita punya bayi atau anak yang hanya sebentar memakai pakaian atau mainan di umur tertentu, hal ini dapat menjadi sangat menguntungkan. Bahkan, bila sudah selesai dipakai, bisa saja dijual kembali bila memang keadaannya masih bagus. Win-win solution, kan? 🙂

 

Kesimpulan Cara Mengatur Keuangan Keluarga agar Hemat

Cara mengatur keuangan keluarga agar hemat di atas, bila diterapkan, semoga bisa membantu untuk memperbaiki kondisi keuangan keluarga agar lebih hemat dan stabil ya. 🙂

Bila Anda kebetulan tinggal di Bali, bisa juga bergabung dengan komunitas kami dengan menjadi member karena kami akan blast informasi seminar, workshop, ataupun promosi untuk member kami.

About the Author
Diana Suciawati Diana adalah salah satu dari management komunitas Mommy's Helper Bali yang fokus di media dan content management termasuk desain media promosi, yang juga seorang penulis dan jurnalis lepas. Bersama suami dan putrinya, dia sering traveling seputaran dalam maupun luar Indonesia dan membagikan pengalaman mereka di Smell Like Home Travel Blog. Selain itu, Diana juga senang menikmati waktunya sendiri dengan berkutat dengan konsep dan pikiran-pikiran rumitnya sesekali waktu.

Leave A Response