Flu Singapura – Hand, Foot and Mouth Disease HFMD

Posted on Jul 21 2016 - 4:41pm by Titin Isyana

Flu Singapura belakangan ini cukup sering didengar. Cirinya terlihat cukup menyeramkan, yaitu ruam merah seperti melepuh di sekujur tubuh, serta luka atau sariawan di dalam mulut. Penyakit yang juga popular dengan nama HFMD ini merupakan singkatan dari Hand Foot and Mouth Disease karena menyerang bagian-bagian tubuh terutama tangan, kaki dan mulut. Tidak ada vaksin untuk mencegah penyakit yang disebabkan oleh virus yang bernama coxsackievirus dan enterovirus ini. Sebenarnya, bagaimana penularannya dan seberapa berbahayanya penyakit ini?

Flu Singapura

Pencegahan Flu Singapura

Dinamakan Flu Singapura karena pernah terjadi ledakan wabah penyakit ini di Singapura. Walaupun sangat menular dan pada beberapa kasus dengan batas tertentu dapat menyebabkan kematian, umumnya virus ini bisa dicegah penularannya dengan rajin mencuci tangan dan menjaga kebersihan. Penyakit ini paling rentan terkena pada anak usia 1-4 tahun, walaupun ada juga kasus orang dewasa tertular penyakit ini. Karena itu, setiap pulang sekolah, sehabis bermain di pusat permainan atau tempat dimana banyak anak berkumpul, segeralah mencuci tangan anak, ganti bajunya, dan tidak lupa membersihkan barang dan mainan anak.

Pengobatan Flu Singapura

Seperti penyakit lainnya yang disebabkan oleh virus, Flu Singapura ini dapat sembuh dengan meningkatkan daya tahan tubuh/antibodi. Tidak ada penanganan medis yang bisa membasmi virus ini dari tubuh anak, namun ada beberapa obat yang biasanya diresepkan dokter anak untuk lebih menyamankan anak, seperti paracetamol dan salep untuk meredakan gatal pada kulit.

Ciri-ciri Flu Singapura

Berikut beberapa ciri penyakit Flu Singapura/Hand, Foot and Mouth Disease:

  • Demam, nyeri otot, atau gejala-gejala mirip flu lainnya.
  • Terdapat ruam merah di kulit terutama di tangandan kaki
  • Sariawan di dalam mulut ataupun di tenggorokan (tidak kelihatan tanpa bantuan alat tapi ini membuat anak susah menelan makanan/cairan).

Kapan Harus ke Dokter?

Jika anak Anda sangat rewel dan benar-benar tidak mau makan/minum, waspada dehidrasi (kekurangan cairan) dan dianjurkan untuk memeriksakan anak ke dokter. Ciri dehidrasi antara lain frekuensi buang air kecil berkurang, mata cekung, lidah kering, dan sebagainya. Dokter mungkin dapat menganjurkan penanganan di rumah yang dapat membuat anak lebih nyaman selama masa penyembuhan.

Masa Penyembuhan

Penyakit Flu Singapura ini biasanya akan sembuh dalam beberapa hari hingga satu minggu dan selama masa penyembuhan diminimalkan bertemu dan bermain dengan anak lain untuk meminimalisasi penularan virus. Barang dan mainan anak dibersihkan rutin karena virus ini dapat hidup di benda selama beberapa hari.

Berikut beberapa tips menangani penyakit Flu Singapura/Hand, Foot and Mouth Disease:

  • Jika anak demam, anak diusahakan jangan kepanasan atau kedinginan.
  • Sering tawarkan minum untuk mencegah dehidrasi, dan jika anak sariawan mungkin akan lebih nyaman untuk minum sesuatu yang dingin seperti es buah buatan sendiri, atau es oralit dengan rasa buah (bisa dibeli apotek terdekat).
  • Jika anak gatal, gunting kuku anak untuk mencegah kulitnya luka karena digaruk.
  • Jangan takut untuk memandikan anak dengan sabun seperti biasa karena kuman membantu penyebaran infeksi luka.
  • Karena ada kemungkinan si pengasuh anak tertular virus ini, jangan lupa untuk istirahat yang cukup dan mengkonsumsi asupan bergizi untuk menjaga ketahanan tubuh.

Nah setelah tau bagaimana pencegahan dan penanganan Flu Singapura ini, semoga tidak cemas lagi ya. 🙂

Referensi: Milis Sehat
About the Author
Titin Isyana Titin adalah penggagas komunitas Mommy's Helper Bali, yang juga seorang penulis lepas di salah satu agensi penulis artikel. Di waktu senggangnya ia gemar membaca buku, menonton film bersama suami, dan menemani putri semata wayangnya bermain.

Leave A Response