Manfaat Mendongeng bagi Anak Usia Dini dan Remaja

Posted on Aug 18 2020 - 6:02pm by Mommy's Helper Bali

Kegiatan mendongeng mungkin sudah banyak ditinggalkan orang tua jaman sekarang. Padahal, mendongeng memiliki peranan dalam menghangatkan hubungan orang tua dan anak. Selain itu, mendongeng juga memiliki banyak manfaat lain bagi anak-anak. Mari kita kenali manfaat mendongeng bagi anak lebih jauh.

Manfaat Mendongeng bagi Anak dan remaja

Pengertian mendongeng bagi anak

Mendongeng adalah menceritakan suatu kisah kepada anak-anak, baik fiksi maupun non-fiksi. Orang tua bisa membacakan buku cerita, mengarang cerita sendiri, atau membahas suatu kejadian nyata. Mendongeng dapat dilakukan kapan saja, bahkan sejak anak masih berupa janin di dalam kandungan ibu. Nah, kapan kita terakhir kali mendongeng buat anak? Lalu, apa saja sih manfaat mendongeng bagi anak?

 

Manfaat mendongeng bagi anak

Bagi anak-anak, mulai dari usia dini hingga remaja, banyak manfaat dari mendongeng yang bisa didapat, antara lain:

1. Mendongeng dapat meningkatkan kecerdasan anak

Salah satu manfaat mendongeng bagi anak adalah meningkatkan kecerdasan anak dari banyaknya kosakata baru yang didengar oleh anak setiap kali kita membacakan dongeng. Bacakan dongeng yang sesuai dengan umurnya, atau buat dongeng sendiri yang bisa kita ambil dari pengalaman kita sendiri saat kecil dulu. Untuk anak yang sudah mulai sekolah, manfaat ini bisa terlihat saat anak diminta bercerita di depan kelas, atau saat orang tua bertanya kegiatannya, dia akan dengan mudah bercerita, dengan kata-katanya sendiri.

2. Mendongeng dapat mendekatkan hubungan orang tua dan anak

Ingatkah Anda saat kecil dulu mendengarkan dongeng sebelum tidur? Rasanya menyenangkan, bukan? Ulangi rasa yang menyenangkan itu bersama anak kita. Bahkan ketika anak dalam kandungan pun, sudah bisa dibacakan dongeng atau diajak bicara, yaitu saat memasuki trimester ketiga kehamilan, karena di usia kehamilan di atas 30 minggu, sistem saraf janin sudah terbentuk dengan sempurna.

3. Mendongeng dapat menggali kreativitas anak

Satu lagi manfaat mendongeng bagi anak adalah menggali kreativitas mereka. Tentu buku bacaan yang kita bacakan untuk anak adalah buku yang baik, yang sesuai dengan usia dan minat anak. Misalnya, untuk anak batita bisa dibacakan dongeng tentang alam sekitar, pengenalan jenis tanaman, jenis binatang yang bisa dipelihara di rumah; mengapa ada binatang yang bisa dipelihara di rumah, ada yang hanya bisa dilihat di kebun binatang. Atau bila anak sudah memberikan minat ke satu bidang, bisa ditambahkan buku yang sesuai dengan minatnya.

4. Mengasah kepribadian anak melalui mendongeng

Kita bisa memilih buku dongeng yang bagus, serta sarat dengan pesan moral, persahabatan, kejujuran dan sikap-sikap positif lainnya. Buku dongeng tidak harus mahal dengan hardcover dan gambar yang penuh warna, karena kunci dari mendongeng yang sukses terletak pada kreativitas orang tua saat membacanya. Atau apabila kita punya pesan khusus buat anak, bisa saja mengarang dongeng sendiri. Contohnya saat akan menyapih anak, Anda bisa menceritakan dongeng setiap malam menjelang tidur, tentang mengapa anak harus melepas ASI kesayangannya setelah berusia 2 tahun. Ini berhasil dilakukan oleh seorang ibu yang menyapih anaknya dengan bahagia dan tanpa drama. Hasilnya, anak pun rela tidak menyusu lagi, karena dia sudah besar.

5. Mendongeng meningkatkan kemampuan literasi anak

Anak yang sering mendengarkan dongeng sejak kecil, akan lebih cepat menyerap materi dari buku yang dibacanya dan menuliskan kembali apa yang hendak disampaikannya. Ini dapat bermanfaat saat anak mendapat tugas membuat tulisan, menceritakan kembali atau menyampaikan buah pikirannya. Selain itu, anak akan suka membaca buku, dan tentu saja buku masih tetap menjadi salah satu jendela dunia, walaupun sekarang buku dapat ditemukan juga dalam bentuk digital.

 

Teknik mendongeng yang baik

Beberapa hal yang perlu kita ingat saat mendongeng bagi anak adalah:

  • Jadikan mendongeng sebagai kegiatan rutin, misalnya sebelum tidur
  • Buat suasana yang hangat dan menyenangkan
  • Hindari sikap menggurui
  • Ajak anak terlibat dalam cerita yang sedang dibacakan atau diceritakan
  • Tanyakan pendapat anak tentang cerita yang baru didengar

Saat anak-anak mulai beranjak remaja, kegiatan mendongeng ini bisa berubah wujud menjadi saling bercerita kegiatan sepanjang hari, dan inilah yang dapat kami lakukan di rumah.

Percayalah bahwa kegiatan dongeng-dongengan — istilah yang digunakan Mama saya — adalah kegiatan yang benar-benar menghangatkan, merekatkan orang tua dan anak-anaknya.

Nah, bila Anda kehilangan ide untuk mendongeng, bisa mencari ide dongeng di Bobo.

Selamat mendongeng, Moms!

Baca juga tentang Optimistic Parenting: Melihat Anak dengan Hati

 

Kontributor

Luh Putu Dian Mardhiani, ibu 2 anak, berminat pada dunia anak dan ibu, mengelola Dimdimcraft (kerajinan tangan berbahan kain) dan Amacall (homecare khusus ibu dan balita)

Editor: Mia & Diana

About the Author
Mommy's Helper Bali Mommy’s Helper Bali (MH Bali) merupakan komunitas para ibu di Bali yang ada sejak tahun 2012, dan bertujuan untuk menjadi wadah para ibu untuk sharing dan saling membantu dalam keseharian. Website ini dibuat sebagai bentuk realisasi dari visi MH Bali agar komunitas ini dapat berguna dan menjadi pengaruh positif untuk masyarakat luas melalui informasi yang dapat diakses oleh semua pengguna internet. Artikel di website ini ditulis oleh beberapa member MH Bali. Kami juga menerima kontribusi artikel, hubungi kami untuk info lebih lanjut.
Please follow and like us:
error20

Leave A Response