Masalah Air dan Listrik di Rumah: Sepele Namun Menjengkelkan!

Posted on May 25 2016 - 11:54am by Titin Isyana

Masalah air dan listrik di rumah seringkali sepele namun menjengkelkan. Hal ini bermula dari salah satu rutinitas saya di pagi hari adalah mandi air hangat di bawah shower. Maunya sih, bisa berlama lama showering sambil menyiapkan hati untuk pekerjaan hari itu. Tapi kalau mandinya kelamaan, sehabis mandi saya harus bergegas memanaskan air panas di kompor untuk air mandi anak saya. Maklum, tanki air panasnya hanya pas untuk air mandi tiga orang saja. Jadi kalau ada di antara kami yang mandinya melebihi jatah normal, kuota air panas jadi berkurang.

masalah air dan listrik

(c) www.dreamstime.com

Selagi memanaskan air untuk anak dan giliran suami yang sedang showering, saya menyiapkan sarapan. Waktu mencuci buah, seringnya air keran kecil sekali keluarnya karena jatah airnya terbagi dengan air di kamar mandi. Padahal mencuci buah dan sayur sebaiknya dengan air mengalir. Masalah air di rumah memang sepertinya sepele, namun menjengkelkan.

Penasaran, akhirnya beberapa waktu lalu saya bertanya ke tetangga depan rumah apakah mengalami hal yang sama dengan kami mengenai pasokan air di rumahnya. Ternyata si tetangga juga mengalami hal serupa, bahkan bermasalah juga dengan beberapa hal berhubungan dengan listrik seperti misalnya colokan listrik gosong, charger hp cepat rusak. Hal-hal lain yang sepertinya sepele tetapi sebenarnya beresiko besar karena bisa saja menyebabkan kebakaran. Menurut si tetangga, dia sudah memanggil tukang bolak balik tetapi masalah air dan listrik di rumah masih saja muncul.

Apakah Anda familiar dengan permasalahan serupa?

Setelah saya berkonsultasi dengan perencana / konsultan MEP (Mechanical Electrical Plumbing), saya jadi paham kalau permasalahan diatas muncul akibat sistem listrik dan pemipaan tidak terintegrasi dengan benar sehingga penggunaannya tidak efisien. Fungsi MEP adalah mengatur agar terjadi keselarasan antara mekanikal, listrik dan pemipaan air, agar penggunannya tepat guna dalam pemakaian air dan list srike hingga pembayaran tagihan juga sesuai dengan yang digunakan.

Jadi, bagaimana solusi untuk masalah air dan listrik di rumah?

Konsultan tersebut menyarankan untuk berkonsultasi dan kemudian mereka akan melakukan pengecekan secara langsung. Biasanya konsultasi dan inspeksi ini gratis alias tidak berbayar.

Mengapa sebaiknya berkonsultasi dengan konsultan dan bukan dengan tukang yang sudah berpengalaman terjun langsung dalam pengerjaan di lapangan?

Konsultan MEP dan tukang – misalnya tukang pipa/ledeng dan tukang listrik – adalah dua profesi yang berbeda. Seorang konsultan MEP membuat perencanaan menggunakan dasar ilmu untuk merancang sebuah sistem yang tepat guna, tepat daya dan tepat biaya; sedangkan tukang, lebih berpengalaman dalam teknis pengerjaan sistem yang sudah dirancang oleh konsultan MEP.

Jadi, sudah paham kan ya, ketika masalah air dan listrik muncul, memang sebaiknya terlebih dahulu berkonsultasi dengan konsultan MEP. Terlebih lagi bagi yang ingin membangun bangunan baru, sebaiknya menggunakan jasa perencana dan kontraktor MEP.

Nah, sebagai langkah awal terkait listrik, untuk mengecek jadwal pemadaman listrik dsb, Anda bisa menghubungi PLN di Call Center atau via website resmi PLN.

About the Author
Titin Isyana Titin adalah penggagas komunitas Mommy's Helper Bali, yang juga seorang penulis lepas di salah satu agensi penulis artikel. Di waktu senggangnya ia gemar membaca buku, menonton film bersama suami, dan menemani putri semata wayangnya bermain.

Leave A Response